Langkah Ini Bisa Membantumu Mengelola Inspirasi dan Referensi dalam Berkarya

Langkah Ini Bisa Membantumu Mengelola Inspirasi dan Referensi dalam Berkarya

Langkah Ini Bisa Membantumu Mengelola Inspirasi dan Referensi dalam Berkarya

Ide itu bebas, tak terbatas, dan memerlukan kreativitas. Semua aspek membutuhkan gagasan yang mantap. Mulai dari industri kreatif seperti desain grafis, fotografi, musik hingga ranah perekonomian besar. Ibarat sebuah krayon yang dipadukan dengan kertas putih, sebuah ide akan mendapatkan treatment dan hasil yang berbeda dari tiap individu. Salah satu keresahan serta kelabilan yang kerap kali muncul saat berkarya adalah Ih bagus nih konsepnya, tapi gimana gabungin ama ide gue? atau Ya ampun bagus semua, mau contoh yang mana enaknya?

1. Know The Shape

Nah ini yang paling basic, peribahasanya tak kenal maka tak sayang. Alangkah baiknya dalam mengambil sebuah inspirasi dan referensi untuk berkarya wajib untuk paham dan mengerti bentuk dari referensi yang dilihat, jangan asal pilih karena bagus. Hal ini perlu supaya ide awal dari kamu sendiri tetep berdiri tegak dan nggak keluar jalur apalagi jadi peniru.

2. Adjust The Purposes

Dalam mengambil contoh referensi kamu juga wajib mengetahui tujuan dan tema dasarnya, lho bukanya semakin unik dan menciptakan gebrakan itu bagus? Emang boleh tapi sesuaikan dahulu dengan tujuan dari ide kamu sendiri, daripada ujung-ujungnya ide kamu malah jadi serupa dengan es campur, beragam isi namun kurang fokus. FYI es campur disini hanya untuk analogi, rasanya tetep enak kok

3. Out of The Boxes

Pepatah gila itu indah cocok banget untuk menjelaskan poin ketiga ini. Dalam menyusun dan memadukan inspirasi serta referensi yang cemerlang. Gila yang ultra kreatif sangat dianjurkan dalam usaha menjadi seorang pionir. Kumpulkan sebanyak-banyaknya referensi yang mantap sebebas bebasnya namun harus tetap realistis dan sesuai tujuan.

4. Find The Weakness

Percaya atau tidak, semua ide bahkan sebuah konsep yang brilliant sekalipun pasti memiliki kelemahan. So buat apa cari kelemahan? Wajar kan namanya juga pemikiran, tunggu dulu, yang dimaksud kelemahan di sini adalah celah kosong atau biar dibilang trendy unspotted space. Nah dari celah kosong itu kamu bisa mengembangkan pemikiran pendahulu yang belum sempurna.

5. Steal, Don't Copy

Good artist copying, but Great artist stealing. Bukan main kan? Pepatah di atas mengajak para pemikir kreatif untuk tidak sekedar menjiplak dari inspirasi dan referensi yang mereka kumpulkan, melainkan menyelesaikan gagasan yang belum matang. Nah yang dimaksud mencuri disini adalah mengambil ide yang belum matang namum sudah diterapkan oleh sang pemikir. So keep your mind and both of your eyes open.

6. Combine (it) With Your Ego

Finally, setelah semua inspirasi dan referensi diproses sekarang waktunya memadukan dengan jati dirimu. Bagian ini merupakan bagian terpenting dimana kamu akan menanamkan identitas dan suaramu kedalam konsep atau gagasanmu sendiri, alias anti plagiarism.

7. Selamat Berkreasi

Well this is it. Semua orang bisa berkarya, entah dalam aspek minor maupun major, Karya tetaplah Karya

Source : hipwee


Cewek Drama Dream Emosi Hubungan Ide Inspirasi Inspiration Karya Keindahan Lyric Masa Depan Mimpi Music Pasangan Pemikiran Pendidikan Referensi Relationship Senja Sukses Teman

Share This Post:
© 2016. SILENCE